AWAS !!! HINDARI RUMAH JADI SARANG NYAMUK AEDES AEGEPTY



DBD merupakan penyakit menular yang di sebabkan oleh virus dengeu dan Penyebaran penularannya dibawa oleh nyamuk aedes aegepty melalui gigitan kepada Kulit tubuh manusia,sehingga mengakibat kan beberapa gejala seperti Demam tinggi mencapai 40°c ,terdapat bintik merah pada kulit/ruam kulit ,sakit kepala ,nyeri otot ,mual dan muntah.
Di kecamatan Sukatani kabupaten Purwakarta untuk kasus penyakit demam berdarah terus meningkat sampai Mei 2022,hal ini menyebabkan kegelisahan warga akan penyakit DBD, menurut data yang  di terima, bahwa di  kecamatan Sukatani kabupaten Purwakarta dari Januari 2022 sampai Mei 2022 kasus nya meningkat .

Hal tersebut dibenarkan kepala puskesmas kecamatan Sukatani Hj. Karmilah S. KM, M.Kes bahwa memang untuk wilayah kecamatan Sukatani kasus DBD ada peningkatan dari Januari 2022 sampai Mei 2022  :
-Januari 5 kasus
- February 10 kasus
- Maret 6 kasus
- April 8 kasus 
- Mei 10 kasus 
Itu laporan yang sudah kita berikan kepada Dinas Kesehatan berdasarkan kasus di lapangan ,baik yang mendapatkan perawatan di rumah sakit,klinik dan puskesmas.

Memang peningkatan kasus DBD ini seiring dengan faktor cuaca yaitu sering nya turun hujan ,sehingga banyak sarana sarana yang di jadikan sarang nyamuk. Ucapnya

Kami pun dari pihak puskesmas selalu berkoordinasi Lintas sektoral dengan kecamatan ,muspika dan kepala desa terkait kasus peningkatan DBD ini,sehingga kita semua disini wajib untuk waspada karena tidak cukup hanya peran dari puskesmas saja .

Hj karmilah S. KM,.M. Kes sangat berharap peran serta masyarakat dalam pemberantasan sarang nyamuk di rumah masing masing ,setiap seminggu sekali pihak puskesmas selalu melakukan sosialisasi kepada masyarakat dengan program PSN plus melalui bidan desa ,ada beberapa desa mengajukan pemusnahan nyamuk Aedes aegepty melalui fooging,tetapi hal tersebut sebenarnya kurang efektif karena yang lebih efektif yaitu dengan pemberantasan Sarang Nyamuk (SPN) plus ,salah satu nya 3M ( menguras/Membersihkan ,Menutup dan mengubur ) benda benda yang dapat di jadikan sarang nyamuk Aedes aegepty.ungkap Hj. Karmilah

Di hari yang berbeda, hasil konfirmasi ke beberapa desa yg warganya terjangkit DBD, ke salah satu aparatur desa, bahwa memang benar warga Kami ada yang terkena DBD tapi sampai sekarang belum ada penangan dari pihak puskesmas atau dinas kesehatan terkait penyebaran penyakit demam berdarah  ini , padahal kami sudah melayangkan surat untuk di lakukan fooging, untuk sosialisasi program PSN plus ke desa pun belum ada .
Hal tersebut di bantah oleh kepala puskesmas Hj.Karmilah S. Km, M. kes, bahwa semua desa yang mengajukan surat untuk fooging sudah dilaksanakan,seperti hal nya di salah satu pondok pesantren Al-muhajirin 3 ,sekarang kami sedang melakukan fooging/ pengasapan dalam pemberantasan nyamuk demam berdarah .

Kami pun menegaskan bahwa peran serta masyarakat dalam pemberantasan penyebaran penyakit  Demam Berdarah sangat lah penting karena hanya dengan melakukan PSN plus penyebaran penyakit demam berdarah bisa lebih efektif pemberantasan nya  .pungkas Hj. Karmilah
(DWI)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Isra Miraj dan Aspek Keseimbangan Hidup