Sudah Punya Gaji Masih Juga Kurang,Pipa Paralon Banci Dugaan Kuat Rahmat Amin Dalang Utama Penyuplai Barang Nya
Purwakarta, jurubicara-news- Proyek pembangunan SPALD-T limbah domestik berbasis sanitasi masyrakat yang ada di munjul jaya yang tengah di laksanakan oleh BKM dengan swadaya masyarakat setempat dengan melalui program tersebut ini nantinya untuk kebutuhan masyarakat dalam menangani aliran limbah domestik,program dari PERKIM ini teryata ada dugaan maen dengan salah satu oknum dari Kabid Perkim sendiri dugaan kuat kongkalingkong ini sudah berjalan lama sekali sehingga ketika ada program apapun itu sudah pasti mereka berperan di dalam nya.
Dari hasil investigasi di lapangan pipa paralon yang di gunakan ber kualitas yang kurang baik sehingga nantinya tidak akan bertahan lama,kemungkinan hanya beberapa tahun saja pasti akan jebol,bolong dan pecah,padahal material yang harus di gunakan berkualitas bagus dengan ketebalan inch yang sangat tebal sekali karana untuk menahan arus aliran limbah domestik nantinya dan tumpukan tanah yang berat menutupi ruang pipa paralon tersebut,aneh nya ketika melihat dan di perhatikan pipa paralon yang di gunakan terlihat tipis dan lentur sekali mungkin hanya beberapa ich saja ketebalan pipa paralon tersebut dan bisa dikatakan pipa banci ber merk PIPA MELON dengan harga murah.
Anggaran ratusan juta hingga milyaran yang sangat fantastis besar tersebut di duga kuat di Mark up oleh salah satu oknum kepala kabid ber inisial (RA) untuk di manipulasi data SPJ nya nanti.miris dugaan tersebut sudah berjalan sangat lama sekali di kerjakan. kamis(19/08/2021).
Saat di konfirmasi lewat whatshap seluler kabid Rahmat Amin yang bersangkutan tidak bisa menjawab dan menjelaskan malah yang ada seperti di abaikan saja tidak ada balas an apapun itu.sekedar di buka saja.untuk konfirmasi terkait adanya dugaan bahwa material barang yang di gunakan menggunakan kualitas BANCI tidak sesuai Speek RAB,dan dugaan ada permainan antara pihak PERKIM untuk memperkaya pribadi nantinya dari proyek pembangunan sanitasi berbasis masyrakat IPAL limbah domestik SPALD-T,dari 18 yang mendapat kan bantuan tersebut,bayangkan berapa besar keuntungan nantinya yang akan di dapat oleh oknum pegawai berpangkat kabid Perkim Rahmat Amin,dan berapa besar kerugian untuk negara nantinya.
Dengan adanya temuan ini semoga pihak terkait BPK,tipikor dan kejari kabupaten purwakarta untuk memberikan sidak dan memanggil oknum-oknum tersebut yang di duga untuk memperkaya pribadi nantinya.
Dan sampai berita ini naik ke meja redaksi pihak dari Distarkim (Rahmat Amin) tidak bisa di temui dan oknum warga masyarakat tidak bisa di temui untuk di minta keterangan nya terkait dugaan adanya ke tidak sesuai an bahan material berupa Pipa yang di pakai tersebut.pungkasnya
(Dwi)
Komentar
Posting Komentar