DIDUGA PROYEK TPT CIKOPAK SADANG ADALAH PROYEK SILUMAN
Pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) Di Cikopak Sadang Kabupaten Purwakarta Diduga Proyek Siluman.Jum'at 2 Juli 2021.
Terkait proyek siluman ini yakni tidak adanya pemasangan papan informasi yang berkaitan dengan pekerjaan tersebut, padahal Pemasangan papan informasi ini sangatlah penting untuk di komunikasikan kepada masyarakat luas.
Ditemui di lokasi Proyek, salah satu pekerja lebih tepatnya lagi yakni mandor pekerjaan tersebut, tidak bisa menjawab dan mengetahui apa yang mereka kerjakan tempat itu.
Saat Media bermaksud untuk mengkonfirmasi, mereka semua menghindar dari pihak media, seolah tidak menghendaki pihak media ada ditempat itu sore tadi, Bahkan salahsatu dari mereka yang berusaha kami tanyakan terkesan saling melempar tanggung jawab pada rekan-rekanya yang lain.
Sebut saja Ismail, Dia adalah salahsatu orang yang ikut sebagai pemasok bahan - bahan baku material terhadap proyek tersebut, lalu setelah pembicaraan melalui telepon Ismail pun mengatakan tidak tahu menahu perkara proyek tersebut, " saya tidak tahu dan tidak mengerti pak mengenai proyek ini, karena saya cuman ngirim barang material saja, " ucapnya, seolah - olah sudah direncanakan oleh pihak pemborong untuk menutup - nutupi informasinya.
Menurut warga sekitar yang telah di konfirmasi , Wawan Pemilik Rumah Makan Soto Sadang menuturkan Bahwa " jangankan terhadap Media pak, dengan lingkungan saja tidak ada konfirmasi " ungkap Wawan.
Dihari yang berbeda terlihat pengerjaan proyek tersebut masih berjalan seperti biasa, namun lebih terkesan tertutup karena tidak tampak seseorang yang ditugaskan sebagai penanggung jawab lapangan. Informasi pun mengarah ke seseorang yang katanya sebagai penanggungjawab lapangan yakni biasa dengan panggilan Abang, yang sebelumnya dihubungi namun tidak mau kooperatif dalam media WhatsApp dengan tidak menjawabnya samasekali, bahkan langsung tidak aktif.
Padahal menurut undang - undang nomor 14 tahun 2008 hal tersebut jelas melanggar, tentang keterbukaan informasi kepada publik.
" Harapan kami sebagai warga yang ada dilingkungan, agar segera uruskan semua yang menjadi keharusan. " Pungkasnya
(Dwi)
Komentar
Posting Komentar